Cara melakukan pengisian cepat accu mobil

Pengisian cepat
Pengisian cepat dilakukan jika diperlukan pengisian baterai dalam waktu yang cepat atau singkat. Saat melakukan pengisian cepat ini menggunakan arus yang besar sehingga jika terlalu sering melakukan pengisian cepat akan membuat baterai cepat rusak. Cara melakukan pengisian cepat :
1. Bersihkan terminal baterai dari kotoran, debu dan korosi. Bila perlu amplas bagian terminal tersebut.
2. Lepas semua tutup baterai.
3. Periksa jumlah elektrolit di dalam baterai, bila ketinggian permukaan elektrolit kurang dari batas lower level maka tambahan air suling ke dalam baterai sehingga permukaan elektrolit berada di batas upperl level.
4. Bila pengisian cepat dilakukan pada saat baterai terpasang pada kendaraan maka lepas kabel dari terminal positif dan negatifnya agar tidak merusak komponen-komponen kelistrikan lainnya.
5. Tentukan arus pengisian dan lama pengisian yang diizinkan.

Menentukan arus pengisian
Tentukan kondisi pengeluaran dari berat jenis baterai dengan membandingkan dengan grafik di bawah ini :

kemudian hitunglah arus pengisian dengan menggunakan rumus berikut ini :
Arus pengisian yang benar = kondisi pengeluaran (AH) : (1 + lamanya pengisian (H))

Penting !
Kita menggunakan kondisi pengeluaran dari baterai ini dan bukan dari kondisi pengisian, karena hal ini memberitahukan berapa jauh baterai tersebut kosong sehingga dapat dihitung berapa lama dan berapa arus yang dibutuhkan agar baterai dapat terisi penuh kembali.

Contoh :
Kapasitas baterai 40 AH
Berat jenis hasil pengukuran pada suhu 200 C adalah 1,18
Dari data tersebut maka di dapatkan pengeluaran baterai sebesar 40 % sehingga diperlukan pengisian 16 AH (40% dari kapasitas baterai sebesar 40 AH).
Bila pengisian akan dilakukan selama 30 menit atau setengah jam maka besar arus pengisian yang digunakan adalah :
Arus pengisian yang benar = kondisi pengeluaran (AH) : (1 + lamanya pengisian (H))
Arus pengisian yang benar = 16 AH : (1 + 0,5 H) =10 A

Catatan : untuk melindungi baterai maka arus pengisian maksimum yang digunakan tidak boleh melebihi setengah kapasitas dari baterai, misalnya kapasitas baterai adalah 40 AH maka arus pengisian maksimum tidak boleh melebihi 20 A atau harus kurang dari 20 A.

6. Setelah selesai melakukan pengisian cepat maka ukurlah berat jenis elektrolit baterai, untuk memastikan bahwa berat jenis elektrolit baterai sesuai dengan standar.
7. Pasang kembali tutup baterai dan bersihkan kotak baterai.

Sumber: https://www.teknik-otomotif.com/2018/01/cara-melakukan-pengisian-cepat-dan.html

Komentar